Aceh Utara – Hujan lebat yang disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan pada puluhan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (2/6/2026) petang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 35 unit huntara mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari ringan, sedang hingga berat.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Meski menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada bangunan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini pemerintah daerah bersama tim terkait masih melakukan pendataan dan penanganan pascabencana di lokasi terdampak.
Berdasarkan laporan sementara, kerusakan paling banyak terjadi di Gampong Rumoh Rayeuk dengan total 23 unit huntara terdampak. Dari jumlah tersebut, lima unit mengalami kerusakan berat, sedangkan 18 unit lainnya mengalami kerusakan sedang hingga ringan. Sementara itu, di Gampong Langkahan tercatat lima unit huntara mengalami kerusakan ringan.
Kerusakan juga terjadi di Gampong Buket Linteung, tepatnya di Dusun Leubok Meuku, di mana tujuh unit huntara dilaporkan rusak berat. Selain itu, sebuah mushala turut mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang. Untuk wilayah Geudumbak, proses pendataan masih terus dilakukan guna mengetahui jumlah kerusakan secara keseluruhan.
Pemerintah daerah memastikan warga yang terdampak telah dievakuasi dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Tim gabungan juga terus melakukan asesmen lapangan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan serta kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama pada masa peralihan musim yang kerap ditandai hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Aceh.
Dikutip dari antaranews.com