Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju (PIM), Lana T. Koentjoro, menegaskan bahwa Indonesia yang kuat dibangun melalui generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter, sekaligus dibarengi dengan upaya melestarikan budaya bangsa. Menurutnya, pembangunan karakter anak dan pelestarian kebaya sebagai identitas nasional harus berjalan beriringan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju.
Pernyataan tersebut disampaikan Lana dalam peringatan Hari Kebaya Nasional ke-3 dan Hari Anak Nasional 2026 bertajuk “Indonesia Berkebaya, Anak Hebat Indonesia Kuat” di Jakarta, Jumat (24/7). Ia menilai anak merupakan penerus bangsa, sedangkan kebaya menjadi simbol budaya yang merekatkan keberagaman serta memperkuat jati diri Indonesia.
Lana juga menekankan pentingnya memenuhi hak setiap anak untuk memperoleh kasih sayang, pendidikan yang berkualitas, perlindungan, serta ruang untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita. Menurutnya, generasi muda merupakan investasi terbesar bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Selain itu, PIM mengajak seluruh organisasi perempuan dan berbagai elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam melestarikan kebaya sekaligus membangun karakter generasi penerus. Lana berharap peringatan Hari Kebaya Nasional dan Hari Anak Nasional dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga budaya sekaligus mencetak generasi unggul bagi masa depan Indonesia.