Daerah

Jasa Raharja dan Polres Kulon Progo Gaungkan Keselamatan, Mahasiswa Baru Dibekali Edukasi Berlalu Lintas

Jasa Raharja dan Polres Kulon Progo Gaungkan Keselamatan, Mahasiswa Baru Dibekali Edukasi Berlalu Lintas

Kulon Progo — PT Jasa Raharja melalui Samsat Kulon Progo bersama Polres Kulon Progo terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Kampanye Keselamatan Lalu Lintas yang digelar di Aula Satpas SIM Polres Kulon Progo, , Rabu 23 September 2026, dengan melibatkan mahasiswa baru Universitas PGRI Wates, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa sebagai salah satu kelompok pengguna jalan dengan mobilitas tinggi dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan edukasi mengenai berbagai aspek keselamatan berlalu lintas, mulai dari pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya, menggunakan helm sesuai standar, berkendara secara tertib dan beretika, menjaga konsentrasi saat berkendara, hingga menghindari berbagai perilaku yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Penyampaian materi juga dilakukan secara interaktif melalui komunikasi dan diskusi bersama mahasiswa, sehingga peserta dapat memahami potensi risiko kecelakaan sekaligus langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

PJ Samsat Kulon Progo, Hendratno Bagus S., menyampaikan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas kepada mahasiswa menjadi langkah penting dalam membangun budaya tertib dan berkeselamatan sejak dini. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis untuk menjadi agen perubahan dengan turut menyebarluaskan pesan keselamatan kepada lingkungan kampus, keluarga, maupun masyarakat sekitar. “Kami berharap mahasiswa baru Universitas PGRI Wates tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari. Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, sehingga budaya tertib dan berkeselamatan perlu dibangun mulai dari diri sendiri,” ujarnya.

Selain kampanye keselamatan, dalam kesempatan tersebut juga disosialisasikan Program Bebas Denda PKB dan SWDKLLJ kepada mahasiswa. Sosialisasi ini diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga, kerabat, maupun masyarakat di sekitar lingkungan kampus dan tempat tinggal mahasiswa, sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui serta memanfaatkan program tersebut untuk memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan, peserta juga mendapatkan voucher diskon dari Planet Ban.

Melalui kegiatan tersebut, Jasa Raharja bersama Polres Kulon Progo berkomitmen untuk terus memperluas edukasi keselamatan kepada kelompok masyarakat, khususnya generasi muda. Sinergi antara edukasi keselamatan dan sosialisasi kewajiban PKB serta SWDKLLJ diharapkan dapat mendorong terciptanya generasi pengguna jalan yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keselamatan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban kendaraan bermotor.

Hendratno Bagus S., PJ Samsat Kulon Progo, menyampaikan bahwa kegiatan Safety Campaign yang dilaksanakan di Aula Satpas SIM Polres Kulon Progo merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap keselamatan berlalu lintas. Mahasiswa baru Universitas PGRI Wates dipandang sebagai kelompok pengguna jalan yang memiliki mobilitas tinggi, sehingga penting untuk dibekali pemahaman mengenai perilaku berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari kesadaran diri sendiri. Kami mengajak para mahasiswa untuk selalu mematuhi aturan, menggunakan helm sesuai standar, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta menghindari perilaku yang berisiko terhadap keselamatan. Harapannya, pesan keselamatan yang disampaikan tidak berhenti di lingkungan kampus, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga, teman, dan masyarakat di sekitar,” ujar Hendratno.

Selain pesan keselamatan, Hendratno juga mengajak mahasiswa untuk turut menyampaikan informasi mengenai Program Bebas Denda PKB dan SWDKLLJ kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. “Kami berharap mahasiswa dapat menjadi perpanjangan informasi kepada masyarakat mengenai adanya Program Bebas Denda, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kewajiban PKB dan SWDKLLJ. Dengan semakin luasnya informasi yang diterima masyarakat, kami berharap kepatuhan terhadap kewajiban kendaraan meningkat dan budaya tertib berlalu lintas dapat semakin kuat,” pungkasnya.