Harga minyak global melonjak tajam hingga sekitar 8 persen setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana blokade di Selat Hormuz.
Berdasarkan data perdagangan, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni naik hingga sekitar 102 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei juga menguat lebih dari 8 persen ke level sekitar 104 dolar AS per barel.
Kenaikan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, gagal mencapai kesepakatan. Delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden J.D. Vance dilaporkan kembali tanpa hasil.
Menanggapi kegagalan tersebut, Trump menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk melakukan blokade terhadap seluruh kapal yang melintas di Selat Hormuz, termasuk melacak dan mencegat kapal yang melakukan transaksi dengan Iran.
Langkah ini diperkuat oleh komando militer United States Central Command (CENTCOM) yang berencana menghentikan seluruh lalu lintas maritim menuju dan dari pelabuhan Iran.
Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi energi dunia, sehingga setiap potensi gangguan di kawasan tersebut dapat langsung berdampak signifikan terhadap harga minyak global dan stabilitas pasar energi internasional.
Dikutip dari antaranews.com