Jakarta – Tim nasional para angkat berat Indonesia mencatat prestasi gemilang dengan meraih total 25 medali dalam ajang World Para Powerlifting Asia-Oceania Open Championship 2026 di Bangkok, Thailand. Hasil tersebut membuka peluang besar bagi para atlet untuk lolos ke Asian Para Games 2026 di Nagoya.
Pelatih timnas Coni Ruswanta menyampaikan bahwa dari hasil perhitungan sementara, seluruh 12 atlet Indonesia berpotensi memenuhi kualifikasi menuju ajang tersebut. Total medali yang diraih terdiri dari enam emas, empat perak, dan 15 perunggu.
Salah satu sorotan datang dari atlet Abdul Hadi yang berhasil meraih dua medali emas di kelas 49 kilogram putra dengan angkatan terbaik 179 kilogram, mengungguli pesaing dari Vietnam dan Kazakhstan.
Selain itu, atlet muda Delima Yunia Susanti tampil gemilang dengan menyabet empat medali emas sekaligus serta memecahkan rekor dunia kategori rookie kelas 79 kilogram putri.
Capaian ini juga menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk memetakan persaingan menuju Asian Para Games, di mana negara seperti Uzbekistan dan China masih menjadi lawan utama.
Dengan waktu persiapan sekitar lima bulan, tim pelatih akan memfokuskan program latihan guna meningkatkan performa atlet agar mampu meraih medali. Selain itu, Indonesia juga menargetkan sejumlah atlet dapat lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028 melalui peningkatan peringkat dunia.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi para angkat berat Indonesia di level internasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam ajang olahraga disabilitas global.
Dikutip dari antaranews.com