Politik

Universitas Pertahanan Tekankan Literasi Digital dan Keamanan Siber di Era Modern

Universitas Pertahanan Tekankan Literasi Digital dan Keamanan Siber di Era Modern

Universitas Pertahanan (Unhan) mengadakan acara “Ngobrol Bareng Legislator” secara hybrid bersama Komisi I DPR RI dan Menkomdigi Meutia Hafid. Acara ini menekankan urgensi keamanan digital melalui penggunaan kata sandi kuat dan autentikasi dua langkah.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhan RI, Mayjen TNI Dr Totok Imam Santoso, menegaskan bahwa dengan luas wilayah nasional mencapai 7,2 juta km², pola komunikasi dan respons pertahanan harus didukung teknologi cepat, akurat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Menkomdigi Meutia Hafid menambahkan, teknologi hanya bermanfaat jika digunakan oleh manusia bijak, kritis, dan bertanggung jawab, termasuk dalam menjaga keamanan data pribadi. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyoroti pentingnya edukasi keamanan digital, terutama karena tingginya kasus peretasan dan kebocoran data di Indonesia.

Acara ini diikuti secara luring oleh mahasiswa S1 dan S2 Pascasarjana Unhan RI, sementara narasumber secara daring, memberikan wawasan tentang bagaimana literasi digital dan penggunaan kata sandi kuat dapat menjadi benteng pertahanan siber nasional.

Dikutip dari antaranews.com