Daerah

Jasa Raharja Gencarkan SIGAP di Gunungkidul, Dorong Warga Tertib Bayar PKB dan SWDKLLJ

Jasa Raharja Gencarkan SIGAP di Gunungkidul, Dorong Warga Tertib Bayar PKB dan SWDKLLJ

Gunungkidul — PT Jasa Raharja melalui Samsat Gunungkidul bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan Operasi Gabungan “SIGAP” (Sinergi Intensifikasi dan Gerakan Administrasi Pajak) sekaligus Glorifikasi Program Bebas Denda dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia dan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung di depan Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, Rabu , 23 September 2026, menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Jasa Raharja, Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta instansi pengelola pendapatan daerah. Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan sosialisasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor, pembayaran PKB dan SWDKLLJ, serta pemanfaatan kanal pembayaran kendaraan bermotor secara digital. Pendekatan langsung tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memberikan kemudahan informasi mengenai berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kewajiban perpajakan.

PJ Samsat Gunungkidul, Budhi Sulistyo, menyampaikan bahwa Operasi Gabungan SIGAP merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan sosialisasi dan membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dalam memenuhi kewajiban kendaraan bermotor. “Melalui kegiatan SIGAP ini, kami ingin terus mengingatkan masyarakat bahwa tertib membayar PKB dan SWDKLLJ merupakan bagian dari kepatuhan administrasi kendaraan. Kami juga mengajak masyarakat memanfaatkan Program Bebas Denda yang sedang disosialisasikan agar kesempatan tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan kewajiban kendaraan,” ujarnya.

Selain sosialisasi Program Bebas Denda, masyarakat juga diarahkan untuk memanfaatkan kanal pembayaran PKB secara digital yang tersedia. Pemanfaatan layanan digital diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam melakukan pembayaran secara praktis dan tepat waktu. Dengan semakin mudahnya akses pembayaran, masyarakat diharapkan tidak lagi menunda pemenuhan kewajibannya serta semakin terbiasa melakukan pembayaran secara tertib.

Kegiatan Operasi Gabungan SIGAP dan Glorifikasi Program Bebas Denda tersebut menjadi wujud kolaborasi antara Jasa Raharja dengan instansi terkait dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kewajiban kendaraan bermotor. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ, meningkatkan pemanfaatan kanal pembayaran digital, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan collection rate PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta.

Budhi Sulistyo, PJ Samsat Gunungkidul, menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Gabungan SIGAP (Sinergi Intensifikasi dan Gerakan Administrasi Pajak) dan Glorifikasi Program Bebas Denda merupakan bentuk nyata sinergi lintas instansi dalam mendorong peningkatan kedisiplinan serta kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Kegiatan yang dilaksanakan di depan Pasar Argosari Wonosari tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyosialisasikan Program Bebas Denda dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia dan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Melalui Operasi Gabungan SIGAP ini, kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi dan mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan. Kami mengajak masyarakat yang masih memiliki kewajiban PKB dan SWDKLLJ untuk memanfaatkan Program Bebas Denda yang sedang disosialisasikan. Jangan menunggu sampai kewajiban semakin menumpuk, manfaatkan momentum ini untuk menyelesaikan kewajiban kendaraan,” ujar Budhi Sulistyo.

Lebih lanjut, Budhi mengungkapkan bahwa pihaknya juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kanal pembayaran pajak kendaraan bermotor secara digital yang tersedia. Menurutnya, kemudahan akses pembayaran harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban secara tepat waktu. “Kami berharap sinergi melalui kegiatan SIGAP ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kepatuhan masyarakat. Dengan tertib membayar PKB dan SWDKLLJ serta memanfaatkan kanal pembayaran digital, masyarakat turut mendukung tertib administrasi kendaraan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan collection rate Kanwil D.I. Yogyakarta,” pungkasnya.