Daerah

Tim Pembina Samsat Wonogiri Perkuat Sinergi dengan Polres untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan

Tim Pembina Samsat Wonogiri Perkuat Sinergi dengan Polres untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan

Wonogiri – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan daerah melalui Opsen PKB, Tim Pembina Samsat Wonogiri yang terdiri dari UPPD, KRI, dan Revenue Commander (RC) Jasa Raharja bersama Kepala BPKAD Kabupaten Wonogiri melaksanakan koordinasi dan konsolidasi dengan Kapolres Wonogiri pada Senin (10/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam mengevaluasi kondisi kepatuhan wajib pajak serta merumuskan langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian tunggakan PKB di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Dalam pertemuan tersebut, Tim Pembina Samsat bersama BPKAD Kabupaten Wonogiri melakukan evaluasi terhadap kondisi kepatuhan pembayaran PKB yang masih memerlukan perhatian dan penanganan secara berkelanjutan. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk memperkuat strategi pelayanan, pendataan, edukasi, serta penagihan kepada wajib pajak dengan pendekatan yang lebih terarah dan berbasis wilayah.

Tim Pembina Samsat turut memaparkan berbagai program yang telah dan sedang dilaksanakan untuk mendekatkan pelayanan kesamsatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan potensi tunggakan PKB. Program yang dibahas antara lain Sengkuyung Mobile berbasis kewilayahan, Door to Door (DTD) Samsat, Program Sejati, serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya yang melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan petugas lapangan.

Melalui program Sengkuyung Mobile dan DTD Samsat, petugas melakukan pendataan serta validasi kendaraan yang masih memiliki tunggakan pajak dengan mendatangi wilayah wajib pajak secara langsung. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih akurat mengenai kondisi kendaraan dan wajib pajak, sekaligus membuka ruang komunikasi secara langsung untuk menyampaikan edukasi mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran PKB.

Selain membahas optimalisasi program pelayanan dan pendataan, Tim Pembina Samsat juga menyampaikan permohonan dukungan kepada jajaran Polres Wonogiri, khususnya dalam pelaksanaan Operasi Gabungan (Ops Gab). Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap administrasi kendaraan bermotor, sekaligus memperkuat edukasi mengenai kewajiban pembayaran pajak kendaraan. Pelaksanaan di lapangan akan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif, dan persuasif kepada masyarakat.

Kapolres Wonogiri menyambut baik koordinasi yang dilakukan dan mendukung upaya bersama dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Sinergi antara unsur Kepolisian, Pemerintah Kabupaten Wonogiri, BPKAD, UPPD Samsat, dan Jasa Raharja dinilai penting untuk memastikan berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan secara terkoordinasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja juga menegaskan pentingnya kepatuhan pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan bersamaan dengan pengesahan STNK. Masyarakat diharapkan memahami bahwa SWDKLLJ merupakan bagian dari perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan yang dikelola Jasa Raharja sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, kepatuhan dalam memenuhi kewajiban PKB dan SWDKLLJ tidak hanya berkaitan dengan tertib administrasi kendaraan, tetapi juga mendukung terwujudnya perlindungan bagi masyarakat pengguna jalan.

Melalui koordinasi dan konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Tim Pembina Samsat Wonogiri optimistis berbagai program yang telah dijalankan dapat semakin efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mempercepat penyelesaian tunggakan PKB, memperkuat validitas data kendaraan, serta mendukung optimalisasi penerimaan daerah melalui Opsen PKB.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor. Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan tercipta masyarakat Wonogiri yang semakin tertib administrasi, patuh pajak, serta turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Wonogiri.