Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, menjadikan perolehan medali perak pada nomor speed relay putra di Asian Beach Games Sanya 2026, China, sebagai tambahan motivasi untuk menembus Olimpiade Los Angeles 2028.
Bersama Raharjati Nursamsa, Robby menilai pencapaian tersebut menjadi pijakan awal untuk terus berkembang dan meningkatkan performa dalam menghadapi persaingan internasional yang semakin ketat. Ia juga menekankan pentingnya pengalaman bertanding di level dunia untuk memperbaiki kualitas sekaligus membangun mental.
Robby berharap ke depan dapat tampil lebih konsisten dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Hal senada disampaikan Raharjati yang optimistis bisa terus meraih prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.
Dalam pertandingan final, pasangan Indonesia harus mengakui keunggulan wakil China setelah mencatatkan waktu 9,80 detik, terpaut 0,05 detik dari lawan yang mencatatkan 9,75 detik. Meski demikian, perjalanan mereka menuju final terbilang impresif, termasuk saat mengalahkan pasangan Kazakhstan di semifinal dengan selisih waktu yang cukup jauh.
Sepanjang turnamen, Raharjati/Robby juga tampil konsisten sejak babak kualifikasi hingga perempat final, bahkan sempat menjadi yang tercepat di fase awal kompetisi.
Pada ajang ini, Indonesia menurunkan delapan atlet panjat tebing disiplin speed yang bertanding di nomor individu dan relay melawan sejumlah negara seperti China, Korea Selatan, Jepang, dan Thailand. Dari cabang olahraga ini, Indonesia berhasil mengoleksi satu medali emas dan dua medali perak di Asian Beach Games Sanya 2026.
Dikutip dari antaranews.com