Daerah

Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban di Kabupaten Bangkalan

Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban di Kabupaten Bangkalan

Bangkalan — PT Jasa Raharja Cabang Pamekasan terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan berbasis domisili korban. Upaya ini diwujudkan melalui program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban yang melibatkan peran aktif aparatur kecamatan dan desa di Kabupaten Bangkalan.

Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga berdampak pada kerugian sosial dan ekonomi masyarakat. Berdasarkan data yang dihimpun sepanjang tahun 2025, Kecamatan Bangkalan menjadi salah satu titik rawan laka lantas, sehingga diperlukan langkah strategis berbasis wilayah domisili korban.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Pamekasan, Achmat Saiful Supaman, ST, menyampaikan bahwa pendekatan ini menitikberatkan pada analisis data kecelakaan berdasarkan domisili korban, sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran. “Melalui program ini, kami mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan budaya keselamatan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Adapun langkah-langkah strategis dalam program ini meliputi:

– Sosialisasi keselamatan lalu lintas secara masif kepada masyarakat

– Edukasi berbasis komunitas di tingkat desa dan kecamatan

– Pemetaan daerah rawan kecelakaan.

– Penyusunan rencana aksi keselamatan transportasi berbasis wilayah

– Monitoring dan evaluasi berkelanjutan terhadap implementasi program

– Selain itu, penguatan peran aparatur kecamatan dan desa menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

PT Jasa Raharja juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung program ini guna menekan angka kecelakaan, khususnya korban meninggal dunia dan luka berat di wilayah Kabupaten Bangkalan.

Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, diharapkan tercipta lingkungan transportasi yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat.