Jakarta – Indonesia berpeluang melakukan ekspor beras setelah serapan beras produksi lokal oleh Perum Bulog melonjak signifikan. Pada Januari 2026, serapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 112 ribu ton, naik lebih dari 700 persen dibanding periode sama tahun lalu yang hanya 14 ribu ton.
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat, khususnya Babinsa, memastikan pengawalan penyerapan gabah hingga ke tingkat desa berjalan cepat, merata, dan tepat sasaran. Sinergi ini juga memberikan kepastian harga dan perlindungan bagi petani selama masa panen raya.
Menteri Pertanian/Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menyebut capaian ini membuka peluang ekspor beras ke negara sahabat. Lonjakan serapan ini sejalan dengan proyeksi produksi beras nasional Januari–Maret 2026 yang diperkirakan mencapai 10,16 juta ton. Langkah ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendukung upaya swasembada berkelanjutan.
Dikutip dari liputan6.com