Politik

Survei LSI: Mayoritas Pemilih Tolak Usulan Pilkada Lewat DPRD

Survei LSI: Mayoritas Pemilih Tolak Usulan Pilkada Lewat DPRD

JAKARTA – Hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan mayoritas pemilih partai politik menolak wacana Pilkada dipilih oleh DPRD. Peneliti LSI, Andrian Sopa, menyebutkan 66,1% responden menyatakan kurang setuju atau tidak setuju sama sekali terhadap Pilkada tak langsung.

Rinciannya menurut pemilih partai besar: Gerindra 74,5% menolak, PDIP 56,3%, PKB 67,5%, Golkar 58,3%, dan NasDem 95%. Data ini menunjukkan bahwa pandangan pemimpin elit partai belum tentu sejalan dengan akar rumput atau konstituen mereka. Adapun survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 1.200 responden pada 10–19 Oktober 2025, menggunakan metode Multi-stage Random Sampling dengan margin of error ±2,9%.

Andrian menekankan, angka penolakan 66,1% menunjukkan efek signifikan dalam opini publik. “Ini angka yang besar, publik tidak setuju Pilkada dipilih DPRD. Di atas 60% sudah termasuk opini mayoritas yang masif dan sistemik,” ujarnya. Temuan ini menjadi indikator kuat bahwa wacana Pilkada melalui DPRD belum mendapat dukungan dari pemilih partai di tingkat akar rumput.

Dikutip dari liputan6.com