Ekonomi

Realisasi Kredit dan Aset Bank Mandiri Menguat di Awal 2026

Realisasi Kredit dan Aset Bank Mandiri Menguat di Awal 2026

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan kredit 15,62 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp1.511,4 triliun pada Januari 2026, mendorong total aset naik 13,96 persen menjadi Rp2.191,9 triliun. Pertumbuhan ini didorong ekspansi pembiayaan ke sektor produktif, termasuk ekosistem UMKM, sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional.

Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL stabil di 0,97 persen dan cost of credit turun menjadi 0,35 persen. Dana pihak ketiga (DPK) tercatat Rp1.635,5 triliun, didominasi dana murah dengan CASA 73 persen, mendukung efisiensi biaya dan likuiditas.

Laba bersih tumbuh positif dua digit, didorong kenaikan net interest income 10,2 persen yoy, penurunan cost of fund menjadi 2,06 persen, serta fee based income (FBI) naik 16,1 persen. Cost to income ratio membaik menjadi 37,75 persen.

Transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri tumbuh 49,3 persen yoy, sementara Kopra by Mandiri naik 27 persen yoy, menegaskan penguatan layanan digital dan solusi finansial menyeluruh bagi nasabah. Dengan fundamental solid dan strategi adaptif, Bank Mandiri optimistis menjaga momentum pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan sepanjang 2026.

Dikutip dari antaranws.com