PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) bersama PT Angkasa Pura Indonesia (API) resmi memperkuat struktur permodalan GMF melalui penandatanganan akta inbreng lahan. API menyetor lahan seluas 972.123 meter persegi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dengan nilai inbreng mencapai Rp5,66 triliun, sehingga secara hukum lahan tersebut kini dikuasai oleh GMF.
Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi menyampaikan bahwa penguasaan lahan memberikan kepastian jangka panjang dari sisi operasional dan keuangan, menghilangkan beban sewa, serta membuka fleksibilitas untuk pengembangan bisnis masa depan. Secara finansial, inbreng ini menambah nilai aset tetap perseroan dan diharapkan mengembalikan posisi ekuitas GMF menjadi positif, sekaligus mendukung penyehatan keuangan Garuda Indonesia Group.
Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura Indonesia Mohammad R Pahlevi menyatakan langkah ini memperkuat ekosistem industri aviasi nasional dan menunjukkan komitmen API dalam mendukung operasional GMF sebagai bagian dari ekosistem bandara berbasis kolaborasi strategis.
Dikutip dari antaranews.com