Mataram – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat di jalan raya, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat melaksanakan Pelatihan Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bersama tim medis RSUD Selong. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengemudi ojek online (ojol) dan ARU Raharja sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan keterampilan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas pada hari Sealsa (29/09/2026).
Pelatihan ini menghadirkan tim medis RSUD Selong yang memberikan materi terkait penanganan awal pada kondisi gawat darurat. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan saat menemukan korban dalam kondisi darurat, termasuk pentingnya memastikan keamanan lokasi, melakukan penilaian awal terhadap kondisi korban, serta memberikan pertolongan sesuai dengan kemampuan sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pengemudi ojol menjadi salah satu peserta dalam kegiatan tersebut mengingat tingginya mobilitas mereka dalam menjalankan aktivitas di jalan raya. Dengan pembekalan PPGD, para pengemudi diharapkan memiliki pengetahuan yang memadai apabila berada di lokasi kejadian kecelakaan maupun menemukan masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat.
Selain pengemudi ojol, keikutsertaan ARU Raharja turut mendukung peningkatan kapasitas dalam memberikan respons awal terhadap kondisi kegawatdaruratan. Pelatihan bersama ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan pemahaman mengenai prosedur pertolongan yang tepat, dengan tetap mengutamakan keselamatan penolong maupun korban.
Jasa Raharja Kanwil NTB terus mendorong penguatan edukasi keselamatan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dan kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi di jalan. Kegiatan PPGD diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya pertolongan pertama serta membangun kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.
Melalui pelaksanaan pelatihan tersebut, Jasa Raharja berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara tepat ketika peserta menghadapi situasi darurat di lapangan. Sinergi antara Jasa Raharja, RSUD Selong, pengemudi ojol, dan ARU Raharja diharapkan turut mendukung terciptanya respons yang cepat, tepat, dan terukur dalam penanganan awal kondisi gawat darurat di jalan raya