Sukabumi – Jasa Raharja Cabang Sukabumi bersama Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi terus memperkuat upaya edukasi keselamatan berlalu lintas di kalangan generasi muda. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di SMK Doa Bangsa, Pelabuhanratu, dengan menyasar para pelajar sebagai pengguna jalan sekaligus generasi penerus bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, mengenali berbagai potensi risiko kecelakaan di jalan, serta membangun kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Kegiatan dihadiri oleh Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Pelabuhanratu, Nirwana Fauzia, serta Kanit Kamsel Polres Sukabumi, Ipda Bambang Hidayat. Keduanya turut memberikan edukasi dan mengajak para pelajar untuk menjadi bagian dari terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas.
Nirwana Fauzia menyampaikan bahwa edukasi keselamatan sejak usia sekolah merupakan langkah penting untuk membentuk kebiasaan positif dalam berlalu lintas.
“Pelajar merupakan kelompok yang sangat aktif dalam mobilitas sehari-hari. Karena itu, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik saat berkendara maupun ketika menjadi penumpang. Hal sederhana seperti menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara dapat menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan,” ujar Nirwana.
Sementara itu, Ipda Bambang Hidayat mengingatkan para pelajar agar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tentang menghindari pelanggaran, tetapi bagaimana kita menjaga diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Jadilah pelajar yang tertib, disiplin, dan mampu menjadi contoh dalam keselamatan berlalu lintas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja bersama Satlantas Polres Sukabumi berharap pesan keselamatan dapat terus digaungkan di lingkungan sekolah. Para pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang turut mengajak keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya untuk membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas.
Kegiatan edukasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama dan kebutuhan utama.