Politik

Maman Imanulhaq Ingatkan Gus Elham: Tokoh Agama Harus Jadi Teladan, Bukan Pemicu Trauma

Maman Imanulhaq Ingatkan Gus Elham: Tokoh Agama Harus Jadi Teladan, Bukan Pemicu Trauma

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanulhaq, melontarkan kritik keras terhadap perilaku pendakwah Gus Elham yang terekam menciumi anak-anak dalam sebuah acara pengajian.

Menurut Maman, tindakan tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang tokoh agama dan telah merendahkan martabat anak-anak.

“Komisi VIII DPR RI menegaskan bahwa setiap dai dan tokoh agama memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjadi teladan bagi umat, bukan sebaliknya menimbulkan kegaduhan atau trauma sosial,” ujar Maman saat dihubungi, Rabu (12/11).


Minta PBNU Tegur dan Lakukan Pembinaan

Maman meminta Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk memberikan teguran keras dan pembinaan terhadap Gus Elham agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Kami mendukung langkah PBNU dan otoritas terkait untuk memberikan teguran keras dan pembinaan yang proporsional kepada yang bersangkutan agar tidak terulang di kemudian hari,” tegasnya.


Perilaku Tak Mencerminkan Nilai Islam

Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan sosial dan keagamaan menyesalkan tindakan Gus Elham tersebut. Maman menilai perilaku itu tidak mencerminkan akhlak dan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi kesopanan dan kemanusiaan.

Ia pun mengimbau seluruh lembaga dakwah dan ormas keagamaan untuk memperkuat mekanisme pengawasan etika dakwah, agar kegiatan keagamaan tetap beradab dan mendidik.

“Kegiatan keagamaan harus mencerminkan nilai-nilai Islam yang beradab dan menjunjung tinggi kemanusiaan,” ujar Maman.


Kasus Gus Elham Jadi Sorotan Publik

Nama Gus Elham menjadi sorotan publik setelah beredar foto dan video yang menunjukkan dirinya menciumi anak-anak perempuan saat pengajian. Aksi tersebut menuai kecaman luas di media sosial.

Sebagian warganet menilai tindakan itu menjijikkan dan tidak pantas dilakukan oleh seorang pendakwah. Namun, ada pula pihak yang menganggapnya sebagai bentuk kasih sayang tanpa niat buruk.


Gus Elham Sampaikan Permintaan Maaf

Menanggapi kontroversi tersebut, Gus Elham atau Muhammad Elham Yahya Al-Maliki menyampaikan permohonan maaf terbuka melalui akun Instagram-nya, @fuadbakh, pada 11 November 2025.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Elham Yahya Al-Maliki memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan pribadi,” ujar Gus Elham dalam video klarifikasinya.

Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi dirinya agar lebih berhati-hati dalam berdakwah.

“Saya berkomitmen untuk memperbaiki diri dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang. Saya juga bertekad untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak sesuai norma agama, etika, dan budaya bangsa,” lanjutnya.

Dikutip dari cnnindonesia.com