Daerah

BMKG Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Selama Masa Pancaroba

BMKG Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Selama Masa Pancaroba

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, menjelaskan, masa pancaroba kerap ditandai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Contohnya, pada Senin (6/4/2026), sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas mengalami hujan lebat antara 78 hingga 87 mm dalam durasi singkat, akibat pertumbuhan awan Cumulonimbus yang maksimal.

BMKG memperingatkan dampak yang mungkin timbul, seperti pohon tumbang, genangan air, serta gangguan aktivitas masyarakat, khususnya di luar ruangan. Nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca mendadak.

Masyarakat disarankan memantau informasi cuaca secara berkala, memastikan lingkungan aman, seperti memangkas dahan pohon rapuh dan memastikan saluran air berfungsi. Dengan kewaspadaan tinggi, potensi dampak negatif dari cuaca ekstrem selama pancaroba dapat diminimalkan, kata Teguh.

Dikutip dari antaranews.com