Jakarta – Harga perak Antam pada Selasa, 7 April 2026, tercatat turun Rp750 per gram menjadi Rp45.450, berbanding terbalik dengan harga emas Antam yang justru naik Rp19.000 per gram menjadi Rp2.850.000. Penurunan perak ini terjadi di tengah dinamika pasar logam mulia yang dipengaruhi kondisi ekonomi global dan lokal, memicu investor untuk meninjau strategi portofolio mereka.
Antam menyediakan berbagai produk perak, mulai dari Perak Butiran Murni 99,95% untuk industri perhiasan dan kerajinan hingga Perak Batangan 250 gram seharga Rp11.762.500 dan 500 gram Rp22.725.000, belum termasuk PPN. Produk ini memungkinkan diversifikasi investasi logam mulia selain emas. Antam juga memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA), menjamin pengakuan internasional terhadap produk peraknya.
Perbedaan pergerakan harga perak dan emas menunjukkan sentimen pasar yang berbeda, meskipun keduanya merupakan aset safe-haven. Investor dapat memanfaatkan kondisi ini untuk strategi diversifikasi dan pengelolaan risiko di pasar logam mulia.
Dikutip dari liputan6.com