Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mendukung pemerintah untuk mengambil langkah tegas terkait gugurnya satu prajurit TNI dan tiga lainnya yang luka-luka akibat serangan Israel terhadap markas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.
Sukamta menekankan pentingnya investigasi transparan dan mekanisme internasional yang tepat untuk menindaklanjuti kejadian ini, sambil menjaga kehormatan dan martabat bangsa. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Farizal Rhomadhon dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Pengabdian TNI dalam misi perdamaian PBB adalah wujud nyata komitmen Indonesia menjaga stabilitas global. Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius hukum internasional,” ujar Sukamta.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah menyebut proses investigasi oleh UNIFIL masih berlangsung untuk mengetahui aktor dan motif serangan. Serangan terjadi di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon, Minggu (29/3), menyebabkan satu prajurit gugur dan tiga lainnya luka ringan hingga berat.
Praka Farizal Rhomadhon gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, dan Praka Bayu Prakoso serta Praka Arif Kurniawan luka ringan, semuanya telah mendapat penanganan medis. Komisi I DPR menegaskan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam menangani insiden ini.
Dikutip dari antaranews.com