Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali, menggelar aksi bersih sampah di kawasan Danau Batur, Kecamatan Kintamani, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan kualitas air salah satu sumber air penting di Pulau Dewata.
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan Danau Batur tetap lestari, memiliki lingkungan yang sehat, serta mampu terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Aksi bersih sampah dilaksanakan di empat titik kawasan danau, yakni di Jaba Pura Ulun Danu Songan, Pura Jati, Dermaga Kedisan, dan Desa Trunyan. Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah pada 2 Februari 2026.
Selain itu, kegiatan tersebut juga berkaitan dengan hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali pada 19 Februari serta rapat Forkopimda Kabupaten Bangli bersama organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, dan BUMD pada 23 Februari 2026.
Sebanyak 5.055 peserta terlibat dalam kegiatan ini, terdiri atas pegawai OPD dan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, perangkat desa dan kelurahan, pelajar tingkat SD hingga SMA, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kintamani IV dan V.
Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga diisi dengan penebaran sekitar 10 ribu benih ikan nila serta penuangan sekitar 1.000 liter eco enzyme ke perairan danau sebagai upaya menjaga kualitas air secara alami.
Aksi tersebut juga digelar dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sekaligus mendukung program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) serta Bangli BISA (Bersih, Indah, Sejuk, dan Asri).
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian Danau Batur yang memiliki peran penting sebagai sumber air bagi Pulau Bali. Upaya pelestarian ini juga sejalan dengan prinsip kawasan Batur sebagai UNESCO Global Geopark yang menekankan pemanfaatan bumi secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.
Dikutip dari antaranews.com