Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di sektor ganda putri pada babak semifinal All England 2026 setelah pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari terhenti di perempat final.
Pasangan yang akrab disapa Ana/Meilysa itu harus mengakui keunggulan ganda Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan setelah kalah dua gim langsung 9-21 dan 18-21 pada pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Sabtu (7/3) pagi WIB.
Ana mengungkapkan tetap bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan dengan kondisi sehat meskipun hasil yang diraih belum sesuai harapan. Ia mengakui pada gim pertama mereka cukup kewalahan menghadapi permainan cepat dari pasangan unggulan kedua tersebut.
Menurut Ana, sebenarnya mereka telah menyiapkan pola permainan, namun beberapa pengembalian bola kurang akurat sehingga membuat lawan mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Ia juga menilai pasangan Malaysia tampil dengan tempo permainan yang lebih cepat dibandingkan pertemuan sebelumnya.
Sementara itu, Meilysa menilai permainan yang terlalu berhati-hati di gim kedua menjadi salah satu faktor yang membuat mereka kehilangan momentum. Padahal, Ana/Meilysa sempat unggul sebelum akhirnya lawan berhasil mengambil alih tempo permainan.
Meski harus terhenti di perempat final turnamen BWF Super 1000 ini, Ana menyebut kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi dan pelajaran penting bagi mereka untuk meningkatkan performa pada turnamen selanjutnya.
Dikutip dari antaranews.com