Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Energi Bersih dan Terbarukan, menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia sebagai ketua. Satgas ini bertujuan mempercepat transisi energi bersih, termasuk konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta konversi sepeda motor berbahan bakar bensin ke motor listrik.
Bahlil menjelaskan, target pemerintah adalah menyelesaikan transisi energi dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Satgas akan menyusun perencanaan presisi, termasuk mencari formula subsidi yang tepat untuk mendukung program konversi motor listrik secara bertahap. Saat ini, produksi motor listrik mencapai 200.000 unit per tahun, dan pemerintah menargetkan peningkatan hingga 4–6 juta unit per tahun.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan energi terbarukan, mengurangi ketergantungan pada BBM, serta mendorong teknologi energi bersih yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Dikutip dari RRI.co.id