Ekonomi

Aset PT SMI Tembus Rp121,3 Triliun pada 2025, Laba Bersih Naik 8,6%

Aset PT SMI Tembus Rp121,3 Triliun pada 2025, Laba Bersih Naik 8,6%

PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) membukukan kinerja positif hingga 31 Desember 2025. Total aset tercatat Rp121,3 triliun, tumbuh 3,8% dibanding tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan rata-rata 9,7% sejak 2020. Komitmen pembiayaan mencapai Rp168,7 triliun, sementara outstanding pembiayaan Rp94,5 triliun.

Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti, menyampaikan laba bersih 2025 mencapai Rp2,88 triliun, naik 8,6% sejak 2020. Pendapatan bunga bersih (net interest income) menembus Rp4 triliun dengan pertumbuhan tahunan 6,8%.

Rasio keuangan perusahaan tetap sehat, dengan debt to equity ratio 1,7 kali, NPL gross 0,87%, net 0,45%, dan loan loss coverage 399%. Net interest margin tercatat 3,45% dan return on equity 6,62%.

Portofolio pembiayaan didominasi pembiayaan korporasi 84%, sebagian besar ke sektor jalan tol, ketenagalistrikan, dan transportasi. Pembiayaan publik 16%, didukung Program PEN, tumbuh 6,1% per tahun sejak 2020. Total pendanaan Rp72,8 triliun berasal dari obligasi (35%), pinjaman bank (32%), dan pinjaman pemerintah (32%).

PT SMI berencana memperkuat peran sebagai development finance institution melalui ekspansi pembiayaan publik, penguatan ekosistem KPBU, serta diversifikasi sumber pendanaan berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pembangunan Sekolah Terintegrasi untuk mendukung akses pendidikan bagi anak-anak keluarga desil 3–6, bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam pengembangan SDM, sains, teknologi, dan pendidikan.

Dikutip dari liputan6.com