Lombok Timur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), memprioritaskan bantuan makanan siap saji bagi warga terdampak banjir akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak 23 hingga 25 Februari 2026.
Pelaksana Tugas Harian Kepala BPBD Lombok Timur, Rifaan, mengatakan pihaknya telah mengirim surat permohonan bantuan logistik ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Fokus awal penanganan adalah pemenuhan kebutuhan darurat korban sebelum langkah lanjutan penanganan penyebab banjir dilakukan.
Kecamatan Jerowaru menjadi wilayah terdampak paling parah, khususnya di Dusun Sungkun, Desa Ekas Buana, serta Desa Serewe, Pandanwangi, dan Wakan. Selain itu, Kecamatan Keruak juga dilaporkan mengalami banjir, termasuk di Desa Pijot. Puluhan kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, meski jumlah pasti masih dalam proses pendataan.
Banjir terjadi akibat hujan deras yang memicu luapan sungai hingga merendam permukiman warga. BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Dikutip dari antaranews.com