Bupati Probolinggo Mohammad Haris bersama Wakil Bupati Fahmi AHZ memimpin langsung penanganan banjir di lima kecamatan, termasuk Kecamatan Kraksaan, Minggu. Mereka meninjau lokasi terdampak, memimpin asesmen total, serta mendorong koordinasi lintas OPD dan masyarakat untuk menanggulangi bencana.
Banjir kali ini termasuk yang tertinggi, dipicu curah hujan ekstrem di wilayah hulu dan hilir. Pemkab Probolinggo menekankan penanganan berbasis kajian teknis mengingat bentang alam yang luas, dari 0 hingga 3.000 mdpl. Kepala Dinas Sosial Rachmad Hidayanto menyatakan bantuan cadangan pangan akan disalurkan setelah hasil asesmen BPBD dan Tagana selesai.
Camat Kraksaan Puja Kurniawan mencatat tiga kelurahan dan beberapa desa terdampak, dengan lonjakan debit air yang signifikan sejak Sabtu malam. Pemkab terus memprioritaskan keselamatan warga dan menyiapkan langkah pemulihan berkelanjutan, termasuk kemungkinan program padat karya tunai melibatkan masyarakat.
Dikutip dari antaranews.com