Sebanyak 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Semarang resmi mengundurkan diri dari kepengurusan struktural dan mengembalikan aset berupa pelang kantor DPC kepada DPD PSI Kota Semarang.
Ketua DPC PSI Semarang Utara, Hanif Nafilah Rozaq, menyatakan langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap keputusan DPP sekaligus respons atas kekecewaan terhadap penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantyo, yang dinilai tidak memiliki dasar kuat.
Meski mundur dari kepengurusan, para pengurus sepakat tetap menjadi kader biasa PSI. Mereka menyebut upaya dialog dengan DPW hingga komunikasi ke DPP, termasuk kepada Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, tidak membuahkan hasil.
Sebelumnya, 13 DPC memprotes Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD PSI Kota Semarang yang menetapkan Bangkit Mahanantyo sebagai Ketua dan Melly Pangestu sebagai sekretaris, karena dinilai tidak sesuai dengan susunan yang sempat dikomunikasikan sebelum pengesahan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Plt Ketua DPD PSI Kota Semarang belum memberikan tanggapan.
Sumber cnnindonesia.com