Ekonomi

Ekonom UI: Program MBG Dorong Pertumbuhan Sektor Pertanian 5,33 Persen

Ekonom UI: Program MBG Dorong Pertumbuhan Sektor Pertanian 5,33 Persen

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah terbukti mendorong pertumbuhan sektor pertanian hingga 5,33 persen pada kuartal ke-4 2025, kata Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal Hastiadi.

Fithra menjelaskan, keberhasilan ini terjadi karena produk pertanian terserap langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif. Investasi di sektor hulu MBG, termasuk pertanian dan peternakan, membantu memperkuat ketahanan pangan nasional serta menjaga stabilitas harga di pasar umum.

“Pertumbuhan sektor pertanian tahun lalu adalah yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Fithra. Tahun 2024, pertumbuhan hanya 0,68 persen, sedangkan di 2023 sebesar 1,31 persen.

Program MBG juga berdampak pada UMKM dan pemberdayaan perempuan, terutama di sektor kuliner. Hingga 20 Februari 2026, jumlah SPPG telah mencapai 23 ribu unit, menyerap sekitar 1,4 juta tenaga kerja, di mana 55 persen atau 770 ribu pekerja adalah perempuan. Partisipasi aktif perempuan ini membantu meningkatkan pendapatan rumah tangga sekaligus membuka peluang kerja baru.

Survei Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) terhadap 1.800 orang tua menunjukkan, 36 persen mencatat penurunan pengeluaran harian berkat MBG. Selain itu, 72 persen orang tua menyatakan anak-anak mereka lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi, dan dukungan terhadap keberlanjutan MBG mencapai 81 persen.

Fithra menekankan, Program MBG menciptakan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal dan pemberdayaan sosial.

Dikutip dari antaranews.com