Daerah

BPBD DKI: Ratusan Warga Jakarta Mengungsi, Genangan Banjir Masih Bertahan di 80 RT

BPBD DKI: Ratusan Warga Jakarta Mengungsi, Genangan Banjir Masih Bertahan di 80 RT

Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Jumat, 20 Februari 2026, menyebabkan banjir meluas di sejumlah wilayah. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, hingga Jumat malam sebanyak 80 RT masih tergenang.

Wilayah paling terdampak berada di Jakarta Timur, dengan total 45 RT terendam. Kelurahan Kampung Melayu menjadi yang terparah, terdampak 16 RT dengan ketinggian air 110–150 cm. Sementara Bidara Cina terendam 19 RT dengan tinggi air 80–125 cm. Genangan juga terjadi di Balekambang, Cawang, dan Cililitan.

Di Jakarta Barat, 27 RT masih terendam, termasuk Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, dan Kedoya Selatan. Jakarta Selatan mencatat 8 RT terdampak, dengan ketinggian air 30–80 cm di Tanjung Barat, Rawajati, Bintaro, dan Pejaten Timur.

Banjir memaksa ratusan warga mengungsi. Di Bintaro, 35 KK (130 jiwa) mengungsi di masjid dan musala, Kedoya Selatan 7 KK (17 jiwa), dan Kembangan Selatan 12 KK (60 jiwa). Meski demikian, genangan di beberapa wilayah sudah mulai surut, termasuk di Petogogan, Pesanggrahan, Petukangan Utara, Pondok Pinang, serta sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Daan Mogot dan Jalan Ciledug Raya.

BPBD DKI Jakarta bersama Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat terus melakukan pemantauan, penyedotan air, memastikan saluran berfungsi, dan menyiapkan bantuan kebutuhan dasar. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan dapat menghubungi layanan darurat 112.

Dikutip dari RRI.co.id