Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia per akhir Desember 2025 meningkat menjadi 156,5 miliar dolar AS, naik 6,4 miliar dibanding bulan sebelumnya sebesar 150,1 miliar dolar AS. Kenaikan ini bersumber dari penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global, serta penarikan pinjaman pemerintah.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor dan berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Direktur Eksekutif BI, Ramdan Denny Prakoso, menekankan bahwa cadangan devisa yang memadai ini mendukung ketahanan eksternal, menjaga stabilitas makroekonomi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, seiring aliran masuk modal asing yang terus positif.
Dikutip dari antaranews.com