Politik

DPR: Kemenlu Wajib Menentang Tindakan Sepihak AS terhadap Venezuela

DPR: Kemenlu Wajib Menentang Tindakan Sepihak AS terhadap Venezuela

Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menegaskan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) wajib menentang tindakan sepihak Amerika Serikat terhadap Venezuela, yang dinilai melanggar kedaulatan negara lain. Hasanuddin menekankan sikap Indonesia harus tegas mendukung kemerdekaan setiap bangsa dan menolak pelanggaran kedaulatan, sesuai amanat UUD 1945.

Indonesia, melalui perwakilan tetap di PBB, diharapkan mendorong penyelesaian konflik ini melalui mekanisme hukum internasional, menjaga marwah PBB, dan memperkuat politik luar negeri bebas aktif. Legislator itu menekankan pentingnya belajar dari peristiwa Venezuela, yang menunjukkan runtuhnya dukungan politik publik, kesiapsiagaan pertahanan rendah, dan potensi pengaruh unsur militer di dalam negeri.

Selain aspek kedaulatan, Hasanuddin mengingatkan dampak ekonomi global, termasuk potensi lonjakan harga minyak, karena Venezuela merupakan negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia. Pemerintah Indonesia disarankan menyiapkan skenario mitigasi untuk menjaga stabilitas fiskal dan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengaku bahwa pasukan AS telah melakukan serangan militer di Venezuela, menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, dan membawanya keluar dari negara tersebut, yang memicu perhatian internasional.

Dikutip dari antaranews.com