Ekonomi

Penyaluran Dana FLPP 2025 Tembus Rekor, Capai 278.868 Unit Rumah

Penyaluran Dana FLPP 2025 Tembus Rekor, Capai 278.868 Unit Rumah

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah subsidi pada 2025 mencapai 278.868 unit senilai Rp34,64 triliun, tertinggi sepanjang sejarah. Penyaluran dilakukan melalui 40 bank penyalur di 13.249 perumahan yang dikelola 8.113 pengembang di 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota.

Penerima manfaat FLPP didominasi pekerja swasta dengan 205.311 unit (73,63%), diikuti wiraswasta 39.218 unit (14,06%), PNS 20.814 unit (7,46%), TNI/Polri 5.409 unit (1,94%), serta segmen lain 8.116 unit (2,91%). Dibandingkan 2024, penerima dari PNS meningkat 145,7%, wiraswasta 58,7%, pekerja swasta 31,3%, dan TNI/Polri 36,9%.

Provinsi Jawa Barat tercatat paling tinggi dengan 62.591 unit (22,44%), diikuti Jawa Tengah 24.470 unit (8,77%), Sulawesi Selatan 23.255 unit (8,34%), Banten 18.966 unit (6,8%), dan Jawa Timur 18.361 unit (6,58%). Kabupaten Bekasi menjadi kabupaten dengan penerima terbanyak, yakni 14.702 unit (19%), diikuti Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, dan sembilan wilayah lain.

Meski target pemerintah 350.000 unit belum tercapai, realisasi 2025 mencapai 79,68% dan mayoritas berupa rumah tapak (99,99%). Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyebut pencapaian ini sebagai rekor tertinggi sejak program FLPP dimulai pada 2010.

Dikutip dari antaranews.com