Daerah

Status Gunung Lewotobi Laki-laki Turun ke Siaga, Tidak Ada Indikasi Erupsi Besar dalam Waktu Dekat

Status Gunung Lewotobi Laki-laki Turun ke Siaga, Tidak Ada Indikasi Erupsi Besar dalam Waktu Dekat

Badan Geologi Kementerian ESDM menyampaikan bahwa aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki menurun, berdasarkan analisis visual, seismik, dan deformasi terbaru. Penurunan ini membuat tingkat aktivitas gunung diturunkan dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga) pada 8 Desember 2025 pukul 15.00 WITA.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan bahwa tidak terlihat adanya indikasi dorongan magma baru yang berpotensi memicu erupsi besar dalam waktu dekat. Data kegempaan menunjukkan tren penurunan signifikan pada 1–7 Desember 2025, sementara peningkatan kecil gempa embusan dianggap sebagai pelepasan tekanan gas dangkal, bukan tanda peningkatan erupsi.

Tremor non-harmonik juga menurun, menunjukkan suplai magma kini melambat dan lebih mengisi rekahan dangkal. Sementara tremor harmonik dan low frequency yang meningkat menggambarkan pergerakan fluida di kedalaman, bukan migrasi magma ke permukaan. Tidak adanya gempa vulkanik dangkal semakin memperkuat kesimpulan penurunan aktivitas.

Data deformasi GNSS dan Tiltmeter sejak Oktober hingga awal Desember 2025 juga menunjukkan tidak ada tekanan magmatik baru. Meski demikian, masyarakat tetap diminta tidak beraktivitas dalam radius 6 km dari puncak serta waspada banjir lahar saat hujan lebat, terutama di wilayah aliran sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki.

Dikutip dari antaranews.com