Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten, terus memperluas layanan pengobatan HIV untuk masyarakat, dengan total 54 unit yang tersebar di 39 puskesmas, 14 rumah sakit, dan satu klinik swasta per November 2025. Perluasan layanan dilakukan secara bertahap melalui kerjasama dengan berbagai NGO, termasuk Yayasan Bina Muda Gemilang, Yayasan Cita Andaru Bersama, Yayasan Wahana Cita Indonesia, Jaringan Indonesia Positif, Yayasan Mutiara Maharani, dan EpiC Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, mengapresiasi sinergi antara pemerintah, komunitas, dan lembaga kesehatan, serta mendorong kolaborasi lebih luas dalam penanganan HIV/AIDS. Ia menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan penularan HIV, memperkuat layanan kesehatan bagi ODHA, dan menghapus stigma serta diskriminasi.
Dengan populasi Kota Tangerang hampir dua juta jiwa, pemerintah mendorong semua elemen masyarakat berperan aktif menjaga solidaritas dan menegakkan nilai kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya bagi ODHA.
Dikutip dari antaranews.com