Puluhan warga Bukik Cangang Kayu Ramang (BKCR), Kota Bukittinggi, dievakuasi sementara setelah adanya laporan tanah bergerak di tepi Ngarai Sianok. Lurah BKCR, Westi Wismar, menjelaskan bahwa pengungsian dilakukan untuk menghindari risiko runtuhan meski belum ada korban atau kerusakan.
Pengungsian berlangsung cepat setelah laporan diterima sekitar pukul 10.00 WIB, dan 60 orang langsung dipindahkan ke lokasi aman. Aparat kelurahan turut membantu warga memindahkan barang penting dengan tertib. Puluhan mahasiswa dan pelajar dari rumah kos juga ikut mengungsi sementara.
Warga sebelumnya memperhatikan perubahan permukaan tanah di kawasan rawan longsor tersebut. Lurah BKCR menegaskan bahwa pengungsian murni langkah antisipatif untuk keselamatan bersama. Pemantauan terus dilakukan hingga kondisi dianggap stabil.
Pemerintah kelurahan bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk memeriksa kontur tanah. Hasil evaluasi akan menentukan langkah penanganan lanjutan demi meminimalisir risiko bencana.
Dikutip dari RRI.co.id