Nasional

Mendag Budi Santoso Dorong Digitalisasi dan Fair Trade untuk Perluas Ekspor UMKM

Mendag Budi Santoso Dorong Digitalisasi dan Fair Trade untuk Perluas Ekspor UMKM

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pentingnya perjanjian dagang yang adil dan seimbang bagi seluruh pelaku usaha, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekspor UMKM Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam Strategic Forum “Perluasan Pasar Ekspor ke Peru dan Tunisia” di PPEJP Kemendag, Selasa (25/11/2025).

Mendag menekankan digitalisasi layanan ekspor, termasuk otomatisasi Surat Keterangan Asal (SKA) preferensi, sebagai instrumen penting untuk mencegah kesalahan administrasi eksportir. Dengan sistem otomatis, eksportir dapat memanfaatkan tarif preferensi negara mitra tanpa hambatan prosedural.

Selain itu, business matching online menjadi solusi menghadapi kendala jarak geografis antarnegara, membuka peluang kemitraan lebih luas, dan mempercepat interaksi eksportir dengan calon pembeli internasional.

Mendag menegaskan bahwa fair trade menjadi prinsip utama pemerintah dalam membangun hubungan dagang bilateral yang saling menguntungkan. Perjanjian strategis ini diharapkan membantu UMKM bersaing di pasar global secara berkelanjutan.

Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono, menambahkan bahwa forum strategis seperti ini penting untuk menyebarluaskan informasi perjanjian dagang, serta memperkuat jejaring bisnis pelaku usaha melalui business matching yang terarah.

Dikutip dari RRI.co.id