Perusahaan asal Tiongkok, Wanxinda Group, resmi menyatakan rencana investasi sebesar Rp1 triliun di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah. Rencana tersebut disampaikan oleh perwakilan perusahaan, Khairul Mahall, dalam audiensi bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Semarang.
Wanxinda Group akan membangun pabrik di atas lahan seluas 98 hektare, mencakup lima sektor usaha sekaligus: motor listrik, kosmetik, fesyen, kesehatan, dan elektronik. Perusahaan ini juga berencana membawa total 700 proyek investasi ke Indonesia.
Sebagai investor global, Wanxinda memiliki basis produksi di Guangzhou, Binzhou, Myanmar, serta Indonesia, dan menjadi pemasok untuk perusahaan besar seperti Amazon di Amerika Serikat.
Pemerintah Jawa Tengah menyambut positif rencana investasi ini. Selain memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia–Tiongkok, kehadiran Wanxinda di KITB diproyeksikan mampu meningkatkan ekspor, mendorong pertumbuhan industri, serta membuka lapangan pekerjaan baru di Jateng.
Hingga Januari–September 2025, realisasi investasi Jawa Tengah sudah mencapai Rp66,13 triliun atau 84,42% dari target, dengan serapan tenaga kerja lebih dari 326 ribu pekerja. Kehadiran Wanxinda diharapkan semakin mendongkrak performa investasi provinsi tersebut.
Dikutip dari antaranews.com