Ekonomi

Harga Emas Dunia Menguat Dipicu Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed dan Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Dunia Menguat Dipicu Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed dan Pelemahan Dolar AS

Harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin seiring meningkatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga bulan depan. Mengutip data pasar, emas spot naik 1,2% ke USD 4.113,59 per troy ounce, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember menguat 0,9% ke USD 4.115,4 per troy ounce.

Kenaikan harga emas tidak lepas dari pelemahan dolar AS yang membuat emas—sebagai aset berbasis dolar—lebih terjangkau bagi investor global. Menurut analis TD Securities Bart Melek, kombinasi ekspektasi pemangkasan suku bunga dan melemahnya dolar menjadi katalis kuat yang mendorong permintaan emas sebagai aset lindung nilai.

Peluang pemangkasan suku bunga bulan depan bahkan mencapai 79% menurut CME FedWatch Tool. Hal ini memperkuat prospek bullish emas, terutama karena aset ini cenderung berkinerja positif saat suku bunga turun. Investor kini menunggu rilis data ekonomi AS yang tertunda akibat penutupan pemerintahan, termasuk penjualan ritel dan indeks harga produsen. Dengan ketegangan geopolitik yang masih berlangsung, harga emas diperkirakan bergerak stabil di kisaran USD 4.000–4.100.

Dikutip dari liputan6.com