Tegal – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Jasa Raharja bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tegal melaksanakan kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas yang bertempat di Kecamatan Kramat pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 70 peserta yang terdiri dari para Kepala Desa, perangkat desa, serta aparatur pemerintahan desa se-Kecamatan Kramat. Kehadiran para pemangku kepentingan di tingkat desa ini diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, perwakilan Jasa Raharja menyampaikan bahwa peran aktif pemerintah desa sangat strategis dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan masyarakat. Pemerintah desa diharapkan tidak hanya menjadi fasilitator, namun juga dapat menginisiasi berbagai kegiatan preventif seperti sosialisasi, pemasangan rambu sederhana, hingga pengawasan terhadap potensi titik rawan kecelakaan di wilayah masing-masing.
Selain itu, Jasa Raharja juga memberikan pemaparan terkait tugas pokok dan fungsinya sebagai Badan Usaha Milik Negara yang menyelenggarakan program perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang angkutan umum. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964, yang mengatur tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang serta Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Peserta diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban masyarakat, mekanisme pengajuan santunan, serta pentingnya kelengkapan administrasi dalam proses klaim.
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Tegal turut menyampaikan materi terkait kondisi terkini keselamatan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tegal, termasuk data kecelakaan, faktor dominan penyebab kecelakaan seperti human error, kelalaian, serta kurangnya kesadaran penggunaan perlengkapan keselamatan. Disampaikan pula berbagai langkah preventif yang dapat dilakukan, seperti penggunaan helm standar, sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta pentingnya menjaga kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
Kegiatan kampanye ini juga dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi, di mana para peserta aktif menyampaikan berbagai permasalahan lalu lintas yang terjadi di wilayah desa masing-masing. Hal ini menjadi bahan evaluasi bersama untuk mencari solusi yang tepat melalui kolaborasi antara pemerintah desa, kepolisian, dan Jasa Raharja. Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi, sebagai bentuk nyata dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi korban kecelakaan lalu lintas.