Ekonomi

BI Kucurkan Rp427,1 Triliun Insentif Kredit untuk Dorong UMKM dan Program Prioritas

BI Kucurkan Rp427,1 Triliun Insentif Kredit untuk Dorong UMKM dan Program Prioritas

Bank Indonesia telah mengucurkan insentif likuiditas sebesar Rp427,1 triliun hingga Maret 2026 guna mendorong penyaluran kredit dan menekan suku bunga, khususnya bagi sektor UMKM dan program prioritas pemerintah.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kredit, tetapi juga mempercepat penurunan suku bunga agar lebih terjangkau bagi pelaku usaha. Insentif tersebut disalurkan melalui perbankan, baik bank BUMN, swasta nasional, maupun Bank Pembangunan Daerah.

Penyaluran kredit difokuskan pada sektor-sektor strategis yang sejalan dengan program pemerintah, termasuk pertanian, hilirisasi, swasembada pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah, hingga koperasi desa Merah Putih.

BI juga mengoptimalkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) agar lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain meningkatkan pembiayaan, kebijakan ini turut memperkuat transmisi penurunan suku bunga di sektor perbankan, meski dampaknya masih bertahap.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas ekonomi sekaligus mempercepat pertumbuhan kredit di tengah tantangan global.

Dikutip dari liputan6.com