Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp16.985 per Dolar AS Seiring Gencatan Senjata AS-Iran

Rupiah Menguat ke Rp16.985 per Dolar AS Seiring Gencatan Senjata AS-Iran

Nilai tukar rupiah pada Rabu pagi menguat 120 poin atau 0,70 persen menjadi Rp16.985 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp17.105 per dolar AS. Penguatan ini terjadi seiring meredanya tekanan eksternal akibat gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, mengatakan gencatan senjata dua minggu yang dimediasi Pakistan mendorong penurunan harga minyak dan indeks dolar, sehingga mendukung penguatan rupiah. Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan sementara tersebut, yang akan diikuti pembicaraan di Islamabad pada Jumat (10/4).

Meski demikian, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan gencatan senjata bukan berarti konflik berakhir, dan respons tegas akan diberikan jika ada pelanggaran.

Di sisi domestik, pelaku pasar tetap mencermati tekanan fiskal, defisit anggaran, dan data cadangan devisa yang akan dirilis Bank Indonesia. Rully menyoroti potensi defisit anggaran tahun ini yang bisa menembus 3 persen akibat pengeluaran BBM subsidi dan tren penurunan tax ratio.

Dikutip dari antaranews.com