Tangerang – Banjir melanda Kota Tangerang akibat meluapnya aliran air dari wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang, terutama di DAS Kali Angke. Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyebut Bendungan Polor sebagai titik paling rawan karena menumpuk material hanyut, sehingga ketinggian air sempat mencapai 1,20 meter.
Wilayah sekitar seperti Duren Villa dan Ciledug Indah tergenang 25–40 cm, sementara di sekitar Bendungan Polor dampaknya jauh lebih signifikan. Faktor tambahan berupa konstruksi jembatan dan sampah yang dibuang sembarangan turut memperparah ketinggian air.
BPBD terus memantau pergerakan air secara real-time melalui sistem digital untuk memastikan peringatan dini sampai ke warga tepat waktu. Pemerintah Tangerang Selatan juga menyampaikan permohonan maaf dan memahami beban warga terdampak, seraya mendorong koordinasi penanganan banjir secara cepat dan tepat.
Dikutip dari RRI.co.id