Ekonomi

Sejak 1976, BTN Salurkan 5,97 Juta Unit KPR Senilai Rp555,11 Triliun

Sejak 1976, BTN Salurkan 5,97 Juta Unit KPR Senilai Rp555,11 Triliun

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat capaian penting dalam sektor perumahan nasional dengan menyalurkan 5,97 juta unit KPR senilai Rp555,11 triliun sejak 1976 hingga Desember 2025. Mayoritas penyaluran dilakukan melalui segmen KPR subsidi, yakni 4,4 juta unit dengan nilai Rp300,99 triliun, termasuk KPR subsidi konvensional 4,06 juta unit dan KPR subsidi syariah 338.097 unit.

Untuk segmen nonsubsidi, BTN telah menyalurkan 1,3 juta unit senilai Rp218,57 triliun, terdiri atas KPR nonsubsidi konvensional 1,18 juta unit dan syariah 125.410 unit. Selain itu, BTN juga menyediakan kredit agunan rumah (KAR) dan kredit bangun rumah (KBR) dengan total 262.876 unit senilai Rp35,5 triliun.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menekankan bahwa pembiayaan perumahan merupakan DNA perseroan sejak menyalurkan KPR pertama di Indonesia. Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Joko Suranto, menilai BTN menjadi pilar utama dalam mendukung kepemilikan rumah rakyat dan ekosistem sektor properti nasional.

Selain melayani masyarakat, BTN juga berperan penting mendukung pengembang perumahan, terutama dalam program 3 juta rumah pemerintah, menurut Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Junaidi Abdillah. Transformasi layanan BTN diyakini akan memperkuat kontribusinya terhadap ekonomi nasional dan pengembangan sektor properti ke depan.

Dikutip dari antaranews.com