Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat memberikan manfaat besar bagi peserta didik, terutama dari keluarga kurang mampu. Program ini menjadi instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, serta memberi kesempatan anak-anak yang sempat terputus dari layanan pendidikan formal untuk kembali belajar.
Sekolah Rakyat dijalankan sesuai kurikulum pemerintah dengan sistem multi-entry dan multi-exit, menyesuaikan kebutuhan dan latar belakang siswa yang beragam. Guru-guru yang bertugas telah dibekali pelatihan khusus, sebagian merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), sementara kepala sekolah juga menerima pembekalan penguatan kapasitas.
Abdul Mu’ti menekankan Sekolah Rakyat sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri, sehingga peserta didik dapat menjadi calon pemimpin bangsa yang hebat. Program ini dijalankan secara berkelanjutan, inklusif, dan berkualitas, selaras dengan sekolah formal lain yang berada di bawah kewenangan pemerintah.
Dikutip dari antaranews.com