Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin, 12 Januari 2026, kembali mencatat kenaikan signifikan sebesar Rp1.356, menempatkan harga per gram di posisi Rp51.156. Lonjakan ini mengikuti tren harga emas Antam dan menunjukkan minat tinggi investor terhadap logam mulia sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Perak batangan Antam tersedia dalam berbagai ukuran, antara lain 250 gram seharga Rp13.314.000 dan 500 gram Rp25.703.000 (belum termasuk PPN), dengan kemurnian dan akurasi tinggi. Kenaikan harga perak juga dipengaruhi oleh pasar global, di mana perak berada di kisaran USD 80 per ons, didukung konsumsi industri, permintaan investor, serta likuiditas yang terbatas.
Selain itu, penyeimbangan ulang indeks komoditas tahunan seperti Bloomberg Commodity Index dan S&P GSCI turut memengaruhi pasar. Walaupun beberapa aset mungkin dijual untuk menyeimbangkan bobot, fundamental perak tetap kuat, dan analis memperkirakan harga logam ini berpotensi menembus USD 100 per ons. Prospek bullish emas dan perak juga terkait keputusan kebijakan moneter Federal Reserve dan dinamika geopolitik global, yang mendorong investor mencari logam mulia sebagai aset aman.
Dikutip dari liputan6.com