Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Jumat, dengan Brent naik US$1,45 (2,34%) ke US$63,44 per barel dan WTI naik US$1,48 (2,56%) ke US$59,24 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah dua hari sebelumnya harga sempat melemah, sehingga keduanya mencatat tren positif mingguan, yakni Brent naik sekitar 2,8% dan WTI sekitar 1,5%.
Pendorong utama kenaikan adalah kekhawatiran pasar atas gangguan pasokan dari Iran, menyusul aksi protes massal dan pemadaman internet, serta ketidakpastian pasokan dari Venezuela yang terkait negosiasi ekspor dengan perusahaan minyak dan Gedung Putih. Selain itu, risiko geopolitik dari konflik Rusia–Ukraina turut menambah tekanan terhadap pasokan global.
Meski demikian, analis mencatat risiko kelebihan pasokan masih membayangi pasar, sehingga kenaikan harga berpotensi terbatas jika pasokan global tetap tinggi. Pasar kini menunggu perkembangan selanjutnya terkait ekspor Venezuela dan stabilitas produksi Iran, yang akan menentukan arah pergerakan harga minyak dalam beberapa hari mendatang.
Dikutip dari liputan6.com