Ekonomi

Bulog Harap Dukungan APBN untuk Serap 4 Juta Ton Beras 2026

Bulog Harap Dukungan APBN untuk Serap 4 Juta Ton Beras 2026

Perum Bulog berharap ada dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan empat juta ton beras pada 2026 agar serapan gabah petani optimal dan pembiayaan tetap efisien. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa pihaknya sedang menyiapkan anggaran dan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk membahas skema pendanaan, termasuk kemungkinan menggunakan dana Operator Investasi Pemerintah (OIP) berbunga rendah.

Target pengadaan 2026 meliputi empat juta ton beras dan tambahan satu juta ton jagung. Rizal menekankan pembiayaan melalui bank Himbara berpotensi menambah beban bunga, sehingga dukungan APBN atau OIP diharapkan menjaga efisiensi dan likuiditas. Dengan anggaran memadai, Bulog optimistis pengadaan berjalan lancar, harga pembelian terjaga, petani terlindungi, dan cadangan pangan nasional diperkuat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sebelumnya menyebut penambahan cadangan beras pemerintah dari tiga juta menjadi empat juta ton mempermudah pemerintah melakukan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta menyalurkan bantuan pangan secara cepat dan tepat sasaran. Penambahan target ini juga memperkuat peran Bulog sebagai penopang stabilisasi pangan nasional yang berkelanjutan, efektif, dan adil bagi petani.

Dikutip dari antaranews.com