Ekonomi

Pasar Saham Indonesia Hati-hati, IHSG Rabu Berpotensi Sideways Jelang RDG BI

Pasar Saham Indonesia Hati-hati, IHSG Rabu Berpotensi Sideways Jelang RDG BI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG berpotensi sideways) pada Rabu, 17 Desember 2025, seiring pelaku pasar menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. IHSG dibuka menguat 21,85 poin ke level 8.708,32, sementara indeks LQ45 naik 1,07 poin ke 855,4, mencerminkan optimisme terbatas di tengah sentimen hati-hati investor.

Menurut Ratna Lim, Kepala Riset Phintraco Sekuritas, investor lebih banyak melakukan trading jangka pendek karena ketidakpastian dari data ekonomi global dan kebijakan bank sentral. Rupiah melemah ke Rp16.685 per dolar AS, meski indeks dolar AS cenderung melemah.

Kebijakan fiskal baru juga menjadi perhatian pasar. Tarif bea keluar batu bara dan emas mulai berlaku 1 Januari 2026, diperkirakan memengaruhi laba emiten ekspor namun meningkatkan penerimaan negara.

Sentimen global juga memengaruhi IHSG. Data tenaga kerja AS menunjukkan nonfarm payrolls naik 64 ribu, tetapi tingkat pengangguran meningkat ke 4,6 persen. Investor kini menantikan rilis inflasi AS (CPI) November, yang menjadi acuan utama bagi The Fed dalam menentukan arah kebijakan suku bunga berbasis data.

Dengan kondisi ini, IHSG diprediksi bergerak sideways, mencerminkan sikap hati-hati investor menjelang pengumuman RDG BI dan data ekonomi penting lainnya.

Dikutip dari antaranews.com