Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau berhasil menyelamatkan anak gajah terluka di Riau setelah menerima laporan masyarakat tentang kondisi gajah yang terjerat tali nilon. Tim Rescue Wildlife Unit (WRU) BBKSDA, yang terdiri dari dokter hewan dan mahout, segera menindaklanjuti laporan tersebut pada Senin, 8 Desember 2025.
Anak gajah betina berusia sekitar dua tahun dengan berat 400 kilogram dan tinggi 178 cm ditemukan terpisah dari rombongan di area konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Kaki kanan depan gajah mengalami luka akibat jerat babi.
Tim melakukan pengobatan selama tiga jam, termasuk pemberian terapi cairan, vitamin, antibiotik, antiradang, dan penanganan luka terbuka. Setelah itu, anak gajah dilepas kembali ke habitatnya dengan harapan dapat bergabung dengan kelompoknya yang berjumlah sekitar 30 individu di kantong Tesso Tenggara.
Monitoring menggunakan kamera dan drone menunjukkan bahwa anak gajah tersebut sudah berhasil kembali ke rombongan. Penyelamatan ini menjadi contoh keberhasilan BBKSDA Riau dalam konservasi satwa liar, sekaligus upaya penting menjaga populasi gajah di alam bebas.
Dikutip dari antaranews.com