Pati – Dalam upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban lalu lintas sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan berkendara dan perlindungan dasar kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Cabang Pati bersama Unit Kamsel Satlantas Polresta Pati dan UPPD Kabupaten Pati melaksanakan sosialisasi Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang ditujukan kepada aparatur kecamatan dan desa di wilayah Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat edukasi keselamatan melalui peran aparatur pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi menjadi bagian dari upaya Jasa Raharja Cabang Pati dalam memperluas edukasi keselamatan lalu lintas dengan menggunakan pendekatan berbasis domisili korban. Pendekatan tersebut memungkinkan penyampaian informasi keselamatan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan karakteristik wilayah yang menjadi domisili masyarakat, sehingga edukasi diharapkan dapat lebih tepat sasaran dan mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam upaya pencegahan kecelakaan.
Kepala Cabang Jasa Raharja Pati, Krisnoadi Kusumo Nugroho, menjelaskan bahwa program intensifikasi keselamatan transportasi berbasis domisili korban merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas sekaligus mengenalkan peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, aparatur kecamatan dan desa memiliki posisi penting dalam mendukung upaya tersebut karena memiliki kedekatan dengan masyarakat di wilayah masing-masing. Melalui sosialisasi ini, para aparatur diharapkan tidak hanya memahami informasi yang diberikan, tetapi juga dapat meneruskannya kepada masyarakat melalui lingkungan pemerintahan dan komunitas di tingkat kecamatan maupun desa.
Selain edukasi keselamatan, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya validasi data kependudukan. Keakuratan data menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung proses pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pemutakhiran dan kesesuaian data kependudukan perlu menjadi perhatian bersama agar informasi masyarakat dapat terkelola dengan baik ketika dibutuhkan dalam proses pelayanan.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pentingnya kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Kepatuhan tersebut tidak hanya berkaitan dengan tertib administrasi kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung keberlangsungan sistem perlindungan dasar bagi masyarakat yang mengalami risiko kecelakaan lalu lintas.
Jasa Raharja merupakan salah satu unsur dalam ekosistem keselamatan lalu lintas yang bersinergi dengan Kepolisian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas. Salah satu bentuk perlindungan tersebut diberikan melalui SWDKLLJ, yaitu sumbangan wajib yang dibayarkan oleh pemilik kendaraan bermotor dan menjadi bagian dari mekanisme perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas yang memenuhi ketentuan. SWDKLLJ mendukung pemberian santunan kepada korban kecelakaan, baik berupa santunan bagi korban meninggal dunia maupun biaya perawatan bagi korban luka-luka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peran aparatur desa juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Dengan kedekatan aparatur desa dengan masyarakat, mereka diharapkan dapat menjadi perpanjangan informasi mengenai keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing. Selain mengedukasi masyarakat agar lebih berhati-hati di jalan, aparatur juga diharapkan dapat membantu mendorong masyarakat untuk segera melaporkan kejadian kecelakaan kepada pihak yang berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Jasa Raharja Cabang Pati berharap sinergi bersama Unit Kamsel Satlantas Polresta Pati, UPPD Kabupaten Pati, serta pemerintah kecamatan dan desa dapat terus diperkuat. Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun upaya keselamatan lalu lintas yang tidak hanya berorientasi pada penanganan korban, tetapi juga pada pencegahan kecelakaan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat.
Dengan melibatkan aparatur kecamatan dan desa sebagai bagian dari penguatan edukasi, informasi mengenai keselamatan berlalu lintas diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Ke depan, upaya tersebut diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya berlalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkesinambungan, khususnya di wilayah Kecamatan Pati dan Kabupaten Pati secara umum.